Abstract
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menimbulkan beragam sentimen positif dan negatif di media sosial yang mencerminkan perbedaan persepsi publik terhadap pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen masyarakat menggunakan metode Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) agar perbedaan sentimen positif dan negatif dapat diidentifikasi secara lebih jelas dan terukur. Data penelitian berupa 3520 tweet hasil crawling dengan beberapa kata kunci. Dataset melalui empat tahap persiapan dan dilakukan pembobotan menggunakan TF-IDF. Penelitian ini menguji kinerja ANFIS menggunakan validasi silang K-Fold dengan variasi learning rate (0.001, 0.01, 0.1, 0.2) dan 4 optimasi yakni sgd, adam, RMSProp, Adagrad. Hasil pengujian menunjukkan model uji terbaik menghasilkan akurasi sebesar 56.55%, sensitivitas 19.73%, presisi 38.06%, dan f1-score 25.98% dengan kombinasi parameter learning rate sebesar 0.01 dan optimizer Adam. Hasil evaluasi menggunakan confussion matrix menunjukkan bahwa sentimen positif terhadap pelaksanaan program MBG masih rendah, sehingga diperlukan evaluasi dan perbaikan pada aspek implementasian program.
Keywords
ANFIS; MBG; Sentimen; Text Mining; TF-IDF