Abstract


Ulasan daring mengenai destinasi wisata pantai di Kabupaten Sumenep merupakan sumber data krusial, namun analisisnya terhambat oleh data yang tidak terstruktur, terutama kesalahan ketik (typo) yang signifikan menurunkan akurasi model. Penelitian ini berhasil mengatasi tantangan tersebut dengan membangun dan mengevaluasi beberapa skenario model analisis sentimen multi-aspek yang akurat menggunakan IndoBERT. Untuk memaksimalkan performa, penelitian ini menguji dampak dari dua inovasi utama yaitu sebuah modul koreksi ejaan cerdas yang mengkombinasikan Damerau-Levenshtein Distance dengan N-Gram, serta teknik teks augmentasi. Dengan kerangka kerja Cross-Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM), penelitian menerapkan alur kerja sistematis mulai dari pra-pemrosesan hingga fine-tuning model. Hasil evaluasi perbandingan menunjukkan temuan yang menarik, model baseline (tanpa perlakuan pra-pemrosesan lanjutan) justru mencapai kinerja tertinggi dengan akurasi 96.12%. Sementara itu, model yang menggunakan koreksi ejaan dan augmentasi teks menunjukkan performa yang sedikit lebih rendah. Penelitian ini menghasilkan sebuah model yang sangat akurat dari data asli dan memberikan wawasan penting bahwa pada dataset tertentu, peforma model Transformer seperti IndoBERT sudah mampu menangani noise bahasa informal tanpa memerlukan pra-pemrosesan yang kompleks.

Keywords


Analisis Sentimen Multi-Aspek; IndoBERT; Damerau-Levenshtein Distance; Pra-pemrosesan Teks; Augmentasi Teks.